Dapatkan diskon menarik sehubungan dengan promo di tahun 2017 di setiap pemesanan website melalui CS kami di 085777880960. KODE PROMO dapat diperoleh melalui pin Official Salatigaweb : D9271F42

Transfer Uang Secara Kliring, RTGS, dan Real Time
Diposting oleh : salatigawebCom, - Dibaca: 338 kali




Para pelaku bisnis jual beli online sering kali mengalami masalah dalam pengecekan pembayaran saat memproses order. Terlebih pembeli merasa sudah melakukan pembayaran. Namun, saat dicek penjual melalui internet banking, uang pembayaran ternyata masih belum masuk, padahal waktu pembayaran masih di bawah pukul 10.00 malam. Biasanya hal ini terjadi karena pembeli melakukan transfer pembayaran dari bank yang berbeda dengan bank tujuan. Apalagi jika pembeli melakukan transfer pembayaran menggunakan kliring atau Lalu Lintas Giro (LLG), waktu yang dibutuhkan bisa mencapai 2-3 hari kerja. Setelah itu, uang baru bisa masuk ke rekening penjual.

Kejadian di atas memang sering menjadi masalah dalam transaksi jual beli online. Kalau Anda bersedia mengeluarkan sedikit uang, penundaan tersebut dapat diminimalkan. Bagi pengguna internet banking dan mobile banking yang ingin transfer ke bank lain, tidak usah bingung. Sebab Anda dapat menggunakan transfer online real time. Dengan menggunakan transfer online real time, uang yang ditransfer akan diterima rekening tujuan saat itu juga.


LLG dan RTGS

Pada umumnya, transfer antarbank menggunakan dua opsi transfer, yaitu Lalu Lintas Giro (LLG) dan Real Time Gross Settlement (RTGS). Apa perbedaannya? Berikut penjelasannya.

Lalu Lintas Giro (LLG)

Transaksi Bank Lalu Lintas Giro LLG

Dalam transfer LLG melalui proses kliring, bank akan memeriksa apakah saldo yang akan ditransfer tersebut mencukupi atau tidak. Proses kliring ini memerlukan waktu yang cukup lama. Biasanya sekitar 2-3 hari kerja untuk sampai ke rekening tujuan. Keuntungannya adalah biayanya yang lebih murah sekitar Rp5.000 - Rp15.000.

Sementara kerugiannya adalah waktu prosesnya yang cukup lama sekitar 2-3 hari kerja. Karena itu, jika Anda mengirim uang pada hari Jumat, uang tersebut akan sampai ke rekening tujuan pada hari Selasa atau Rabu. Hal ini dikarenakan hari Sabtu dan Minggu merupakan hari libur sehingga tidak dihitung sebagai hari kerja. Apabila hari Senin merupakan tanggal merah, waktu transfernya akan lebih lama lagi untuk masuk ke rekening tujuan.

Real Time Gross Settlement (RTGS)

RTGS sama seperti kliring. Namun, uang yang ditransfer menggunakan RTGS akan sampai ke rekening tujuan secara real time atau saat itu juga. Namun, real time bukan berarti sampai ke rekening tujuan pada jam dan menit yang sama. Proses ini biasanya membutuhkan waktu sekitar beberapa jam (sekitar 4 jam). Apabila transfernya dilakukan di atas pukul 03.00 sore, transfer tersebut baru akan sampai ke rekening tujuan pada keesokan harinya. Selain itu, kalau transfer antar bank dilakukan pada akhir bulan, yaitu tanggal 30 atau 31, maka akan terjadi keterlambatan/delayselama 1 hari kerja karena adanya proses tutup buku. Biayanya juga lebih mahal dari LLG, antara Rp25.000-Rp50.000. Apabila Anda melakukan transfer antarbank dengan nilai nominal yang besar, sebaiknya gunakan mekanisme RTGS ini.

Setoran Tunai dan ATM

Transaksi Bank ATM

Selain dua mekanisme di atas, ada dua alternatif lain agar pembayaran cepat sampai ke tujuan, yaitu:

Setoran Tunai ke Bank Tujuan

Jika Anda ingin cepat sampai pembayarannya dan bersedia meluangkan waktu untuk pergi ke bank, sebaiknya gunakan setoran tunai ke bank tujuan. Misalnya, rekening tujuan Anda adalah BCA, sedangkan Anda tidak mempunyai rekening BCA. Anda tinggal datang ke kantor cabang BCA terdekat dan melakukan setoran tunai. Proses ini tidak dikenakan biaya, tetapi Anda harus rela antre di bank.

Transfer menggunakan ATM Bersama 

Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bersama merupakan layanan bank yang memungkinkan pemegang kartu ATM dapat memanfaatkan seluruh terminal ATM bank yang tergabung dalam ATM Bersama. Hampir sebagian besar bank di Indonesia sudah bergabung dengan jaringan ATM Bersama. Aplikasi transfer dana antarbank di ATM Bersama terjadi secara real time online atau dana yang ditransfer saat itu juga bisa digunakan setelah pengirim menerima pemberitahuan transaksi berhasil dari ATM Bersama.

Nasabah yang bertransaksi melalui ATM Bersama tidak selalu dikenakan biaya. Semua tergantung kebijakan masing-masing bank penerbit kartu. Beberapa bank tidak mengenakan biaya sama sekali atau gratis. Namun, beberapa bank mengenakan biaya kepada nasabahnya sebesar Rp5.000.